Category Archives: Dakwah

Sabar Menerima Nasihat

al__ashr_by_baraja19-d6wp7jcOleh : M. As’ad Mahmud, Lc*

“Demi waktu. Sesungguhnya semua manusia itu merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih, dan saling berwasiat dengan kebenaran, dan saling berwasiat dengan kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr : 1–3)

Surat Al-`Ashr sebagaimana tercantum di atas, adalah surat yang cukup populer. Lafadznya pendek dan sederhana tetapi maknanya luas dan dalam. Imam Syafi`i pernah berkomentar bahwa surat Al-‘Ashr ini saja, sudah cukup menjadi pedoman dan nasihat bagi manusia.

Surat Al-‘Ashr mengandung prinsip-prinsip utama bagi siapa saja yang menginginkan kesuksesan hidup di dunia dan di akhirat. Prinsip-prinsip tersebut adalah iman, amal shalih, saling menasihati dengan kebenaran dan saling menasihati dengan kesabaran.

Bedah Buku “Agar Sehafal Al-Fatihah”

IMG_6280Puluhan muslimah berbusana rapi memadati ruang aula yang sederhana, di salah satu sudut daerah Ciracas, Jakarta Timur. Ibu-ibu dan mahasiswi hadir bersama para ‘tuan rumah’ alias santri Rumah Al-Qur’an (RQ) An-Nadwah.

Ya, pagi itu di hari Sabtu, tanggal 7 Maret 2015, RQ An-Nadwah menyelenggarakan Kajian sekaligus bedah buku “Agar Sehafal Al-Fatihah”. Acara ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas interaksi dan pemahaman terhadap Al-Qur’an, agar semakin mudah dihafal.

Sekitar pukul 8 pagi, acara dimulai dengan pembukaan dan tasmi’ Al-Qur’an oleh Yuniarsy, S.Pd.I, salah seorang santri RQ An-Nadwah yang baru saja menyelesaikan setoran hafalannya dan murojaah 30 Juz.

Kajian Manhaj Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

kajian 3 (3)Pada pekan ke-3 setiap bulannya, World Assembly of Muslim Youth (WAMY) menggelar kajian yang membahas seputar gerakan keagamaan dan pemikiran. Kajian ini bisa dikatakan seperti bedah buku, karena menghadirkan langsung narasumber utamanya, penerjemah buku yang berjudul “Gerakan Keagamaan dan Pemikiran” yaitu Ustadz KH. Ahmad Najiyulloh, Lc.

Sabtu, 21 Februari 2015 merupakan kajian edisi ke-3 yang masih melanjutkan pembahasan tentang Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Ustadz Naji mengatakan  bahwa topik ini cukup panjang, terlalu terburu-buru jika diselesaikan pembahasannya dalam satu pertemuan saja.

Kajian Kontemporer edisi ke-2 (Manhaj Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah)

KAJIAN 2 (2)Dalam setiap bulan pada pekan ketiga, WAMY Indonesia menggelar kajian kontemporer, yaitu membedah buku Gerakan Keagamaan dan Pemikiran. Setelah kajian edisi perdana, bulan lalu Ustadz Najiyullah, Lc menyampaikan muqoddimahnya, dan pada pekan kali ini (17/01/15) yaitu kajian edisi ke-2 membahas tentang Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Peserta yang hadir mencapai 250 orang lebih, mulai dari pelajar SMA sampai yang sudah sepuh. Ustadz Aang Suandi selaku diektur WAMY Indonesia mengatakan pada forum “masih kurang, peserta pada bulan lalu lebih banyak dari pada sekarang” . memang pada bulan yang lalu peserta lebih banyak, hingga kekurangan tempat kursi duduk.