Category Archives: Pemuda

Kunjungan Representatif WAMY Asia Tenggara (Bagian 2)

12744061_1096599110371984_7959595382167190640_nKamis (18/2), rangkaian kunjungan Representatif WAMY Asia Tenggara ke Indonesia berlanjut dengan lawatan ke Rumah Kepemimpinan yang berlokasi tidak jauh dari Kampus Universitas Indonesia, Depok. Lembaga yang sejak awal didirikannya memberikan beasiswa bagi mahasiswa dan mahasiswi di beberapa universitas negeri di Indonesia ini, juga merupakan salah satu mitra kerjasama WAMY Indonesia.

Prof. Dr. Dato' Abang Abdullah dan Ustadz Shahrin Awaludin tampak puas dan mengapresiasi Leadership Projects Rumah Kepemimpinan (RK) yang tahun ini akan tercatat telah mencetak lebih dari 1.000 orang alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemaparan profil RK serta berbagai program dan capaiannya, disampaikan langsung oleh Executive Director, Bachtiar Firdaus, ST, MPP dan Operations Manager Coaching, Adi Wahyu Adji, S.Si. Diskusi dan sharing pun makin hangat saat Pendiri RK, Drs. Musholi turut hadir bergabung dan berbagi pengalaman serta visi RK. Pihak RK juga menyampaikan harapan agar kerjasama dengan WAMY dapat berkelanjutan di masa mendatang. Hal ini diamini oleh Direktur WAMY Indonesia, Ustadz H. Aang Suandi, Lc.

Kunjungan Representatif WAMY Asia Tenggara (Bagian 1)

IMG_8629Sejak kemarin, 16 Februari dan insyaAllah hingga 19 Februari 2016, WAMY Indonesia menerima kedatangan 2 tamu dari Malaysia, yaitu Prof. Dr. Dato' Abang Abdullah Abang Ali sebagai Representatif WAMY Asia Tenggara, dan Ustadz Shahrin Awaluddin, Direktur WAMY Malaysia.

Kunjungan ini dalam rangka silaturahim dan juga bagian dari lawatan kerja. Sejak terpilihnya Prof. Dr. Abang sebagai Representatif WAMY Asia Tenggara pada Muktamar Internasional WAMY yang ke-12 di Maroko tahun lalu, ini merupakan lawatan yang pertama ke Indonesia. Beliau menggantikan Representatif WAMY Asia Tenggara sebelumya, yaitu Almarhum KH. Ma'mur Hasanudin, MA.

Jejak Soekarno di Maroko (Catatan Perjalanan ke Maroko [3])

Tiar_WAMY1a-2yhk7bnx5tzlp6l9j8kirkLanjutan dari “Tak ada makalah dari Indonesia (Catatan Perjalanan ke Maroko [2])”

Acara berlanjut dengan sesi-sesi pemaparan makalah dari para pembicara dari berbagai belahan dunia. Mereka membicakan masalah-masalah pemuda Muslim di negaranya masing-masing, baik dari segi politik, ekonomi, pendidikan, sosial, dan aspek lainnnya.

Pada hari kedua di sela-sela penyampaian materi, hadir Syeikh Dr. Ishom Basyir, Ketua Lembaga Fikih Islam Sudan, ulama yang juga sering tampil di berbagai saluran televisi berbahasa Arab. Ia bukan hanya sekedar terkenal karena sering terlihat di televisi, tetapi juga kemampuan orasi dengan bahasa Arab yang sangat baik (fashahah) diselingi syair-syair yang ia letakkan sangat tepat di tengah-tengah pidatonya menjadi daya tarik tersendiri bagi para hadirin. Tidak mengherankan apabila WAMY mengundangnya sebagai keynote speaker kedua, selain karena kepakarannya dengan tema Al-Syabâb wa Mutaghayyirât Al-‘Ashr (Pemuda dan Perubahan Zaman).

Tak ada makalah dari Indonesia (Catatan Perjalanan ke Maroko [2])

Tiar_WAMY2a-2yhjwe4ppglth8qr65iw3kSambungan dari artikel “Kaum Muda di Dunia yang Berubah (Catatan Perjalanan ke Maroko [1])”

Di samping Ibnul ‘Arabi, ada juga Syekh Tijani, pendiri tarekat Tijaniyah yang telah diamalkan oleh sejumlah orang di hampir 100 negara di dunia. Zawiyah makam Syekh Tijani layaknya seperti sebuah masjid dengan luas lebih kurang lima belas kali lima belas meter, di daerah Fez, lebih kurang 3 jam perjalanan naik kereta api dari ibu kota Maroko, Rabath. Di sana juga ada Syeikh Muhammad al-Shonhaji (w. 723 H/1323 M). Ia merupakan ulama terkemuka Maroko penulis kitab Matn al-Ajrumiyah yang mengulas mengenai ilmu tata bahasa Arab. Pesantren-pesantren di Indonesia mempelajari kitab ini.

Di samping punya ulama-ulama besar, Maroko juga punya seorang pengembara besar dunia, Ibnu Batutah. Makamnya berada di satu daerah yang bernama Tangeir. Ibnu Batutah adalah Abu Abdullah bin Battutah (1304-1368 M). Ia adalah seorang pengembara Barber Maroko.