Peresmian Markaz An-Nur Tasikmalaya

11 Januari 2016, Markaz An-Nur di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diresmikan Selengkapnya »

Markaz Pembinaan Yatim

Selengkapnya »

Youth Leadership Camp

Selengkapnya »

Student Development Program

Selengkapnya »

Tebar Qurban

Selengkapnya »

Berbagi Buka Puasa Ramadhan

Selengkapnya »

 

Perjalanan Yatim Menuju Cita

beasiswaBelajar di bangku sekolah dan kuliah adalah impian semua orang. Tak terkecuali anak yatim dan dhu’afa yang hidup sehari-hari dalam segala keterbatasan terutama dari segi finansial. Sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan mereka, World Assembly of Muslim Youth (WAMY) Indonesia memberikan beasiswa pendidikan untuk anak yatim.

Sejak digulirkannya program di atas hingga saat ini, lebih dari 500 anak yatim telah memperoleh beasiswa pendidikan dari WAMY. Adapun anak yatim penerima beasiswa WAMY tersebar di beberapa wilayah, diantaranya: Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Subang, Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Semarang, Solo, Magetan, dan Tulung Agung.

Selain memberi beasiswa pendidikan bagi anak yatim, WAMY juga telah membangun lima asrama yatim di 5 kabupaten/kota yaitu: Bekasi, Bogor, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis. Menurut Nadjib Helmy, Lc., Ketua Bidang Pembinaan Yatim WAMY Indonesia, asrama yatim tersebut didirikan dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pusat pendidikan bagi anak yatim. Dalam pelaksanaannya WAMY bekerja sama dengan lembaga atau yayasan yang ada di sekitarnya.

Lebih lanjut Nadjib mengatakan bahwa hal yang patut disyukuri, saat ini beberapa yatim penerima beasiswa WAMY telah berhasil melanjutkan pendidikan hingga Perguruan Tinggi. Daud Azhari dan Abdur Rozak, yatim asal Bekasi misalnya, kini keduanya tengah menyelesaikan kuliah di Universitas Islam Imam Muhammad ibn Saud cabang Indonesia (LIPIA Jakarta). Sebagaimana dimaklumi, tidak mudah untuk bisa lulus seleksi masuk di kampus tersebut, selain harus punya dasar bahasa Arab yang kuat juga mesti bersaing secara ketat dengan ribuan pendaftar yang datang dari seluruh Indonesia bahkan negara tetangga.

Selain mereka berdua, ada juga Fitri, yatim asal Garut. Kini Fitri tengah mengenyam pendidikan di STEI SEBI Depok pada Program Studi Perbankan Syariah. Menariknya, selain unggul secara akademik, mereka juga rata-rata telah hafal Al-Qur’an lebih dari 15 juz.

Semoga mereka menjadi inspirasi bagi anak yatim lainnya dalam semangat untuk meraih cita-cita dan menggapai masa depan yang cerah. [ndr]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *