Peresmian Markaz An-Nur Tasikmalaya

11 Januari 2016, Markaz An-Nur di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diresmikan Selengkapnya »

Markaz Pembinaan Yatim

Selengkapnya »

Youth Leadership Camp

Selengkapnya »

Student Development Program

Selengkapnya »

Tebar Qurban

Selengkapnya »

Berbagi Buka Puasa Ramadhan

Selengkapnya »

 

Kajian Gerakan Keagamaan dan Pemikiran

IMG_5022Gerakan Keagamaan dan Pemikiran adalah sebuah buku yang disusun tidak hanya oleh satu orang, melainkan dari berbagai personil di berbagai negara. Mulai dari Saudi Arabia, Palestina, Mesir dan beberapa negara lainnya. Buku yang sangat fenomenal ini diterjemahkan oleh KH. Ahmad Najiyullah, Lc. Bukan hanya sebagai penerjemah, beliau juga salah satu penasehat WAMY Indonesia dan sudah mengisi kajian di berbagai negara Timur Tengah. Buku yang membahas berbagai macam ideologi, firqoh, sekte dan madzhab ini berisikan 58 gerakan. Gerakan-gerakan yang mulai bermunculan kembali dalam fase saat ini menyadarkan kita akan pentingnya membahas buku tersebut, terutama di Indonesia. Gerakan yang sangat hangat untuk diperbincangkan saat ini diantaranya ada Syiah, Ahmadiyah, Kristenisasi dsb.

Problematika tersebut wajib diketahui oleh semua kalangan agar mengetahui mana gerakan yang konstruktif dan mana yang destruktif. Dengan melihat realita tersebut World Assembly of Muslim Youth (WAMY) kantor cabang Indonesia (20/12/14) menyelenggarakan kajian yang merupakan perdana sebagai pembukaan dari kajian-kajian yang akan dirutinkan setiap bulan yaitu pada pekan ke-3.

Dalam kesempatan ini beliau membahas secara keseluruhan dari isi buku sebagai muqoddimah, akan tetapi beliau sedikit menekankan pada sekte Syiah karena memang sekte ini sedang hangat-hangatnya diperbincangkan. “Sudah saya jelaskan tadi, syiah itu bukan agama, melainkan sekte.” Kata beliau menjawab pertanyaan peserta yang sangat antusias dalam acara tersebut. Kajian perdana tersebut dihadiri sekitar 200 orang peserta dari berbagai kalangan dan rata-rata kalangan mahasiswa.

Direktur WAMY Indonesia Ustadz H. Aang Suandi, Lc sangat bangga bisa menghadirkan pembicara yang spektakuler dan dihadiri oleh peserta yang sangat banyak. Ustadz Ahmad Najiyullah,Lc sengaja meluangkan waktunya untuk membedah buku tersebut. “Saya merasa ada hutang yang belum terbayar yaitu menyampaikan isi dari buku yang fenomenal ini” kata beliau. Buku yang sudah terbit sejak lama, dan sudah tersebar ke berbagai kalangan termasuk ke dalam firqoh-firqoh di dalamnya.

“Saya tantang antum semua, untuk mengulas buku yang fenomena ini, forum ini adalah forum diskusi, tanyalah sesuka antum, kritisi lah. Kita sedang membahas gerakan-gerakan destruktif maupun konstruktif” ujar Ustadz Aang kepada peserta yang sudah memenuhi ruangan aula. “Apakah antum siap?” imbuh beliau, peserta pun dengan semangat menjawab siap untuk mengikuti kajian berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *