Peresmian Markaz An-Nur Tasikmalaya

11 Januari 2016, Markaz An-Nur di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diresmikan Selengkapnya »

Markaz Pembinaan Yatim

Selengkapnya »

Youth Leadership Camp

Selengkapnya »

Student Development Program

Selengkapnya »

Tebar Qurban

Selengkapnya »

Berbagi Buka Puasa Ramadhan

Selengkapnya »

 

LAPORAN IMAM PROFESSIONALISM COURSE 2016 (I) Oleh Sholahuddin Al-Ayubi

Bismillahirahmanirrahim. Pertama saya mengucapkan terima kasih banyak Allah SWT atas izin nya saya dapat belajar banyak hal selama saya mengikuti program ini. Kemudian saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Direktur WAMY Indonesia KH. Aang Suandi Lc yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bergabung dalam IPC 2016 juga kepada seluruh staff WAMY Indonesia atas dukungannya Alhamdulillah saya bisa mengikuti training ini dengan lancar.

Tidak lupa juga saya haturkan terima kasih kepada WAMY Malaysia selaku organizer telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi peserta meskipun saya bukan seorang imam seperti peserta pada umumnya untuk mengikuti training yang luar biasa ini selama hampir satu bulan lamanya. Hanya Allah SWT yang dapat membalas kebaikan kalian semua.

IPC atau Asia Pacific Imams Professionalism Course adalah sebuah satu bulan program yang diselenggarakan oleh WAMY Malaysia bekerjasama dengan WAMY Australia dan juga ILIM (Institut Latihan Islam Malaysia) dibawah JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia).Para peserta yang mengikuti training ini berasal dari Negara Negara kepulauan di pasifik selatan seperti Solomon Islands, Kiribati, Kingdom of Tonga, Vanuatu, Papua new Gunea, Fiji. Selain itu ada juga peserta yang berasal dari Negara Negara di Asia seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Philippina, Nepal dan Bangladesh. Kebanyakan dari para peserta khususnya mereka yang berasal dari kepulauan di Pasifik adalah Imam lokal dikawasan mereka tinggal. WAMY sebagai organisasi pemuda internasional mengadakan IPC dengan tujuan untuk menumbuhkan bakal-bakal imam yang peka, dan memiliki kesadaran masyarakat yang tinggi, sejalan dengan pengetahuan dasar syariah dan tilawah, juga melengkapi mereka dengan keterampilan manajemen dan mandiri. Para imam atau peserta akan dilatih dengan seminar, keterampilan, kunjungan ke berbagai NGO di malaysia, program mentoring dan kegiatan di luar ruangan.

Di antara pembicara yang akan terlibat dalam pelatihan imam ini adalah Muhammad Nicholas Sylvester (Hidayah Centre Foundation) dan Mohd Hafiz Abd Hamid (Hafiz Bai). Sementara organisasi yang akan dikunjungi oleh para imam untuk mendapatkan pengetahuan serta untuk mengumpulkan pengalaman sebanyak mungkin adalah Islamic Relief Malaysia (IRM), Asosiasi Cina Muslim Malaysia (MACMA), JAKIM dan masjid yang dipilih beberapa di Klang Valley.

Selama training kami tinggal di dalam satu komplek terpadu bernama ILIM (Institute Latihan Islam Malaysia). Tempat ini adalah sebuah training center yang dimiliki oleh JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia). Komplek ini layaknya sebuah Kampus dimana semua fasilitas mulai dari asrama, kelas, ruang makan, lapangan dan fasilitas penunjang lain nya tersedia di dalamnya.

Pada bagian ini saya akan menjabarkan secara detail bentuk bentuk kegiatan yang diselenggarakan selama satu bulan training.

1. Seminar Motivasi

Untuk menghangatkan suasana, mengakrabkan satu peserta dengan yang lainnya, dan memberikan semangat kepada peserta pada minggu pertama kami disuguhi oleh  beberapa talk show motivasi. Uniknya dari semua program motivasi yang disuguhkan semua peserta terlihat antusias dan ikut berpartisipasi secara maksimal dalam acara ini. Melalui seminar motivasi semangat berjuang peserta terus bergelora.

Diantara pembicara yang paling dikagumi adalah Baba Salam dengan mengusung tema mindset and attributes of highly successful iman & mission and goal setting towards holistic success, ide utama beliau adalah memberikan pandangan yang jelas dan luas tentang tujuan hidup dan ini membuat para peserta berfikir cerdas bagaimana kita semua menghabiskan waktu dengan sangat bermanfaat.

2. Seminar Keilmuan

Selain dari pada motivasi talk show, para peserta juga diberikan materi materi terkait ilmu ilmu keagamaan. Harapannya setelah program ini selesai kami semua bisa memiliki ilmu yang lebih luas dan siap disampaikan kepada masyarakat ketika kembali pulang. Diantara materi-materi yang diberikan adalah tentang dasar keislaman seperti aqidah, thaharah, khutbah, fiqh tentang sholat, tafsir, hadist, zakat dan wasiat, halal management, astronomi, management nikah, management jenazah, management pengelolaan masjid dan juga entrepreneurship.

Disini kami semua bukan hanya diberikan kuliah saja namun juga praktek sehingga secara jelas kita diproyeksikan untuk menguasai betul terhadap materi materi tersebut. Seperti misalnya ketika materi astronomi, panitia beserta team menyediakan peralatan peralatan canggih untuk menentukan kalkulasi yang pas dalam menentukan bulan hijriah, waktu sholat, lokasi kiblat dan hitungan hitungan lain nya. Contoh kedua adalah ketika janazah management, dari proses awal sampai masuk kedalam kubur semuanya terpraktekkan tanpa terlewat satupun.

Materi materi yang disuguhkan oleh panitia adalah materi pilihan mengingat mayoritas peserta berasal dari Negara minoritas muslim yang populasi muslim disana hanya dibawah 1000 juta jiwa dari total populasi, dan mereka semua adalah muallaf. Oleh karena itu topik yang disuguhi sangatlah pas dan cocok terlebih lagi dakwah yang dilakukan oleh teman teman muslim yang berasal dari pasifik selain daripada membina komunitas muslim disana juga mengajak masyarakat secara keseluruhan untuk bergabung kepada Islam. ( Bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *